![]() |
Banjir yang melanda dua desa tersebut mengakibatkan kebun nilam dan sawah milik warga menjadi rusak.
Menurut Kapolsek Tojo Ipda Masdur Efendi, SH., banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi didaerah pegunungan dan sekitarnya.
"Akibatnya air dari sungai mawomba meluap ke area pemukiman, kebun dan sawah milik masyarakat".
"Bukan itu saja, kurang lebih 17 hektar kebun nilam yang milik warga didesa mawomba dan lemoro juga menjadi rusak akibat genangan air tersebut".
"Sementara jumlah sawah yang tergenang air di dua desa tersebut sekitar kurang lebih 85 hektar", ungkap Kapolsek.
Karena kejadian tersebut arus lalu lintas menjadi macet karena ketinggian air mencapai 60 cm.
"Alhamdulillah saat ini air sudah mulai surut dan arus lalu lintas kembali lancar", tutup Kapolsek.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar